Banner 728 Dua

Pemakaian Asam Humat Dapat Menghemat Pemakaian Pupuk Anorganik

Pengujian pengaruh kombinasi pupuk NPK dan asam humat telah dilakukan pada tanaman jagung pada tanah aluvial Kabupaten Gowa. Hasil penelitian menunjukkan penambahan asam humat 0,15% menurunkan penggunaan pupuk NPK 20:10:10 sebanyak 25% dari takaran standar. Takaran pupuk NPK 350 kg/ha hanya mampu menghasilkan produksi 10,14 t/ha sementara penggunaan pupuk NPK 257,5 kg/ha plus asam humat 0,15% mampu menghasilkan produksi yang lebih tinggi yaitu 10,21 t/ha.
Penggunaan pupuk organik atau suplemen hara lain seperti asam humat (humic acid) saat ini banyak dilakukan, selain didasarkan alasan keamanan produk juga dapat memperbaiki kesuburan tanah. Asam humat adalah zat organik yang memiliki struktur molekul kompleks dengan berat molekul tinggi (makromolekul atau polimer organik) yang mengandung gugus aktif.

Di alam, asam humat terbentuk melalui proses fisika, kimia, dan biologi dari bahan-bahan yang berasal dari tumbuhan maupun hewan melalui proses humifikasi. Oleh karena strukturnya terdiri dari campuran senyawa organik alifatik dan aromatic, diantaranya ditunjukkan dengan adanya gugus aktif asam karboksilat dan quinoid, maka asam humat memiliki kemampuan untuk menstimulasi dan mengaktifkan proses biologi dan fisiologi pada organisme hidup di dalam tanah. Hal ini menyebabkan asam humat bersifat lebih sebagai soil conditioner (pembenah tanah).

Sumber: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

No Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.